Rabu, 05 September 2007

Partai “Munggahan”

DERBY Jabar antara Persib Bandung melawan Persikabo Kab. Bogor, di Stadion Siliwangi, Rabu (5/9), tentu akan menarik perhatian. Pertemuan itu bukan hanya membicarakan soal gengsi, tapi pemain kedua belah pihak mengejar target bonus kemenangan untuk munggahan. Laga tersebut merupakan yang terakhir sebelum kompetisi istirahat bulan Puasa dan Idulfitri.

Oleh karena itu, siapa yang bisa menang pada laga tersebut, akan membawa kesan mendalam. Bukan hanya soal kedamaian hati menikmati kemenangan di masa libur panjang, tapi bonus pun akan mengalir deras. Dalam hitungan kertas, banyak kalangan menjagokan Persib bakal menang mudah. Pertimbangannya, pada putaran pertama lalu di Stadion Persikabo Cibinong Bogor, Persikabo justru takluk 1-2 di hadapan pendukungnya sendiri.

Persib juga, yang pada putaran pertama begitu garang di Stadion Siliwangi dengan meraih banyak kemenangan, keadaannya berbalik pada putaran kedua ini. Dari tiga kali main kandang, Persib justru hanya baru meraup dua biji kemenangan hasil dua kali seri tanpa gol dan sekali kalah.

Stadion Siliwangi pun seakan tidak bersahabat lagi bagi Persib. Kedua gawang di sana ternyata masih perawan ting-ting. Belum ada satu pun pemain Persib di putaran kedua ini, yang bisa membuat gol. Persib malah bisa meraih poin tambahan di laga tandang melawan PSMS dan PSSB. “Sekarang saatnya Persib harus menang di kandang,” ujar Eka Ramdani, penuh semangat.

Namun, untuk meraih kemenangan bukan pekerjaan mudah. Apalagi, permainan Persikabo sedang naik. Di kandang sendiri, pasukan Suimin Diharja bisa melibas klub papan atas Sriwijaya FC 3-0. Sebelum bertolak ke Bandung, mereka bisa menahan seri 1-1 PSS di Sleman.

“Kami butuh tambahan poin untuk mempermudah masuk zona Liga Super. Selain itu, jika menang, kami akan dapat bonus untuk membeli daging menjelang munggah,” ujar Suimin, dengan mimik wajah serius.

Tren positif Persikabo itu, diakui asisten pelatih Djadjang Nurdjaman. Menurut dia, kekuatan Persikabo sekarang berbeda dengan putaran pertama lalu. Apalagi sore ini, Suimin bisa menurunkan sekaligus lima pemain asingnya, sedangkan dari Persib tinggal dua pemain saja, yakni Patricio Jimenez dan Redouane Barkaoui.

“Mereka harus diwaspadai. Tapi, saya tetap percaya pemain lokal Persib bisa memberikan perlawanan sekaligus membawa kemenangan, sekaligus mengejar bonus untuk munggahan,” ujarnya.

Melihat dari tekad mereka, siapa yang layak munggahan dengan berbekal bonus kemenangan? (Irfan Suryadireja/”PR”)

sumber : pikiran-rakyat

Tidak ada komentar: